SPAM Bandung Raya adalah proyek strategis nasional yang menjadi prioritas pembangunan infrastruktur Jawa Barat. Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan SPAM Bandung Raya maka diusulkan menggunakan skema KPBU. SPAM Bandung Raya, terdiri dari 3 Sistem yang beroperasi secara terpadu. Ketiga sistem tersebut adalah SPAM Sinumbra, SPAM Kertasari dan Cikapundung Hulu. Sistem ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum di 71 Kecamatan di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang dengan jumlah penduduk 12.8 juta jiwa. Area Cakupan: Kota Bandung (21 Kecamatan), Kabupaten Bandung (16 kecamatan), Kabupaten Bandung Barat (7 Kecamatan), Kota Cimahi (6 Kecamatan), Kabupaten Sumedang (2 kecamatan) Kapasitas Debit Air: 5840 lt / detik Skema Pembiayaan : KPBU Status : Tahap Persiapan Penyusunan OBC
Investment Target
IDR 0
Project Status
Done
Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) adalah proyek yang bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan air limbah untuk dimanfaatkan dipakai kembali untuk kegiatan yang lain. Saat ini, ada satu IPAL yang beroperasi di Jawa Barat. IPAL yang dapat mengakomodasi 375.000 KK (Kepala Keluarga) ini berada di Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Dua yang lainnya direncanakan akan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan populasi penduduk di wilayah Metropolitan Bandung Raya, IPAL yang pertama berada di Kecamatan Cileunyi. IPAL ini diprediksi dapat mengakomodasi 375.000 KK. IPAL yang kedua berada di Lagadar. IPAL ini juga diprediksi dapat mengakomodasi 375.00) KK. SPALD Bandung Raya bertujuan memanfaatkan air limbah domestik yang dihasilkan menjadi energi dan mengolah lumpur menjadi pupuk organik untuk dijual ke petani-petani organik. Lokasi: Kota Bandung, Kabupaten Bandung Cakupan Wilayah Pelayanan: Kota Bandung (10 Kecamatan), Kabupaten Bandung (1 Kecamatan) Nilai Investasi: Rp 1 Triliun Kapasitas Layanan: 41.500 KK Skema Pembiayaan : KPBU dan LOAN
Investment Target
IDR 1,000,000,000,000
Project Status
Done
\RSUD Jampang Kulon is currently the only hospital in South Sukabumi. It has a wide service area, covering Cianjur Regency and Sukabumi Regency. Currently, it is a Class D hospital and will be upgraded to a Class C hospital, considering that this hospital will become a referral center with the largest and most complete healthcare facilities in Sukabumi Regency and South Cianjur.Location: Jampang Kulon, Sukabumi RegencyCurrent capacity: 152 beds, which will be increased to 300 bedsLand area: 7.3 hectaresPlanned development of several new buildingsFinancing scheme: Regional LoanInvestment cost: IDR 350 billionStatus: Preparation stage for the Feasibility Study (FS)
Investment Target
IDR 350,000,000,000
Project Status
Looking For Investors
Di sekitar TPPAS, akan dikembangkan 10 kota baru yang dikenal sebagai Segitiga Emas Rebana. Menyadari pertumbuhan populasi, perkembangan kota dan perkiraan produksi limbah, PLTSa akan dibangun di bawah skema KPBU, yang pendapatannya akan didasarkan pada tipping fee dan penjualan RDF. Area cakupan/ pelayanan: Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramyu, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan Total Area: 55 ha Kapasitas Pengolahan Sampah : 1.000 ton/hari Output : RDF dan Kompos Off Taker : PT. Indocement Skema Pembiayaan : KPBU Biaya Investasi:330 M Status : Tahap persiapan awal berupa studi pendahuluan
Investment Target
IDR 330,000,000,000
Project Status
Done
West Java with a Muslim population of 97% Nearly 60% of the Umrah pilgrims who fly to Soekarno Hatta every day are from West Java According to West Java Pilgrims in 2019, as many 38.645 Hajj and 126.033 Umrah
Investment Target
IDR 0
Project Status
Done
Cisundawu toll access to BIJB
Investment Target
IDR 0
Project Status
Looking For Investors
Get in touch with us by filling out the form. Whether you expanding your business to West Java or buying goods from West Java, our team is ready to assist you every step of the way.