Bandung Regency's Downstream Network is an effort to accelerate the absorption of Phase 1 Bansel SPAM with the Bandung Regency service area. Downstream network construction is planned at 9,600 housing pipeline. Meanwhile, the capacity increased by adding network is 120 lps to reach full capacity. Based on external studies, the proposed business scheme is a join operation with a collaboration duration of 25 years.
Investment Target
IDR 48,000,000,000
Project Status
On Progress
The Sinumbra Regional Water Supply System is an unsolicited PPP project aimed at developing drinking water infrastructure with a capacity of 1,200 lps. The project scope includes construction of intake facilities, transmission pipelines, water treatment plants (WTP), optional mini hydro power plants, and main distribution networks to serve Bandung and surrounding areas.
Investment Target
IDR 1,060,000,000,000
Project Status
Looking For Investors
Public Street Lighting aims to improve the safety, comfort, and aesthetics of Bandung’s urban environment by expanding and modernizing its street lighting infrastructure. This initiative is part of the city's flagship program "Bandung Priority" which seeks to improve energy efficiency and ensure reliable operation and maintenance of lighting infrastructure, thereby supporting the Bandung City Government’s goal of establishing a well-lit, safe, and comfortable urban environment that enhances mobility and overall quality of life for its residents.
Investment Target
IDR 1,790,000,000,000
Project Status
Looking For Investors
SPAM Bandung Raya adalah proyek strategis nasional yang menjadi prioritas pembangunan infrastruktur Jawa Barat. Untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan SPAM Bandung Raya maka diusulkan menggunakan skema KPBU. SPAM Bandung Raya, terdiri dari 3 Sistem yang beroperasi secara terpadu. Ketiga sistem tersebut adalah SPAM Sinumbra, SPAM Kertasari dan Cikapundung Hulu. Sistem ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum di 71 Kecamatan di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang dengan jumlah penduduk 12.8 juta jiwa. Area Cakupan: Kota Bandung (21 Kecamatan), Kabupaten Bandung (16 kecamatan), Kabupaten Bandung Barat (7 Kecamatan), Kota Cimahi (6 Kecamatan), Kabupaten Sumedang (2 kecamatan) Kapasitas Debit Air: 5840 lt / detik Skema Pembiayaan : KPBU Status : Tahap Persiapan Penyusunan OBC
Investment Target
IDR 0
Project Status
Done
Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) adalah proyek yang bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan air limbah untuk dimanfaatkan dipakai kembali untuk kegiatan yang lain. Saat ini, ada satu IPAL yang beroperasi di Jawa Barat. IPAL yang dapat mengakomodasi 375.000 KK (Kepala Keluarga) ini berada di Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Dua yang lainnya direncanakan akan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan populasi penduduk di wilayah Metropolitan Bandung Raya, IPAL yang pertama berada di Kecamatan Cileunyi. IPAL ini diprediksi dapat mengakomodasi 375.000 KK. IPAL yang kedua berada di Lagadar. IPAL ini juga diprediksi dapat mengakomodasi 375.00) KK. SPALD Bandung Raya bertujuan memanfaatkan air limbah domestik yang dihasilkan menjadi energi dan mengolah lumpur menjadi pupuk organik untuk dijual ke petani-petani organik. Lokasi: Kota Bandung, Kabupaten Bandung Cakupan Wilayah Pelayanan: Kota Bandung (10 Kecamatan), Kabupaten Bandung (1 Kecamatan) Nilai Investasi: Rp 1 Triliun Kapasitas Layanan: 41.500 KK Skema Pembiayaan : KPBU dan LOAN
Investment Target
IDR 1,000,000,000,000
Project Status
Done
Get in touch with us by filling out the form. Whether you expanding your business to West Java or buying goods from West Java, our team is ready to assist you every step of the way.