Bisnis.com, BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di beberapa kesempatan kerap menargetkan Jawa Barat akan menjadi destinasi investasi terbaik di kawasan ASEAN. Target ini terkait dengan tingginya realisasi penanaman modal ke Jawa Barat dalam lima tahun terakhir, juga sejumlah keunggulan yang dimiliki provinsinya. Ridwan Kamil mengatakan Jawa Barat sudah membuktikan diri sebagai juara investasi dibanding provinsi lain dalam lima tahun terakhir. Menurutnya pembuktian ini sudah cukup untuk membawa provinsi yang ia pimpin maju ke level selanjutnya. “Makanya juara investasi sekarang saya geser, juara investasi di ASEAN. Saya naikkan kelasnya supaya jangan di comfort zone,” katanya kepada tim Jelajah Investasi Jawa Barat Bisnis Indonesia. Menurutnya meski tidak mudah, Jabar memiliki keunggulan di sektor SDM, upah kompetitif dan akses infrastruktur terlengkap dibanding daerah lain. Bersaing dengan Thailand dan Vietnam menurutnya memungkinkan dengan strategi yang tepat. “Juara regional itu target saya,” ujarnya. Pihaknya mengaku terus mempelajari keunggulan-keunggulan yang dimiliki atau ditawarkan negara-negara ASEAN yang menjadi destinasi investor. Menurutnya Jabar bisa mengekor dan mendapatkan peluang juara jika didukung oleh kolaborasi. “Kami ingin belajar. Juara-juara investasi di Asean itu apa kelebihannya. Kami ingin go Asean,” ujarnya. Ridwan Kamil juga percaya politik ketuk pintu lebih efektif dalam menggaet investasi dibanding jaga warung. Dirinya melakukan apa saja agar penanam modal terutama dari luar negeri mau menanamkan modalnya di Jabar, termasuk menjalin kedekatan dengan para duta besar. “Saya badminton dengan Dubes Denmark, motoran, sepedahan, dan apa, semua Dubes-Dubes kenal baik. Bahkan dengan bangganya Dubes Korea, pakai batik saya. Karena saya suka mendesain batik juga, ya. Terus dia hadiahi juga batik ke K-Pop. Viralnya batik Ridwan Kamil karena nama saya,” ujarnya. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Noneng Komara mengatakan pihaknya tengah menyelami target Jabar juara investasi ASEAN seperti yang diminta Ridwan Kamil. Menurutnya pada beberapa kesempatan, dirinya meminta agar dalam target tersebut gubernur tidak memasukkan Singapura sebagai daftar saing. “Pak, kalau boleh Singapura jangan masuk,” ujarnya. Menurutnya Singapura harus disisihkan dalam daftar saing Jawa Barat, agar pihaknya lebih fokus mendalami keunggulan sejumlah provinsi di Thailand dan Vietnam. Jelajah Investasi Jabar digelar Bisnis Indonesia perwakilan Bandung terselenggara berkat dukungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, PT Migas Utama Jabar, Bank BJB, PT Jamkrida Jabar, PT IBRM, dan Pemkab Sumedang.


 

(SUMBER)

Start investing
in West Java

These investment incentives and scheme is specifically designed to encourage potential investors and thus reap the positive effects of foreign direct investments (FDI).

Learn More